Selasa, 20 November 2012

saling menghakim

lelaki cuma mengenal dua macam jenis perempuan dan perempuan sepertinya juga sama ;

Macam jenis yang pertama adalah perempuan angkuh yang bisa dapat dipastikan akan menjadi perempuan yang menyesal di kemudian hari. Tipe macam ini sering ditemui dalam musim pancaroba jati diri lelaki. Perempuan jenis ini sangat langka dan kemungkinan besar menjadi perawan tua. Sangat langka, padahal banyak sebenarnya, sebab sangat aneh saja perempuan macam ini dan perlu diketahuhi saja, perempuan jenis ini sudah banyak di pasaran dunia asmarandana. Terjual murah dan selalu merasa memiliki harga yang cukup mahal. Sehingga, bisa tau rasa kalau tiba musim cuci gudang tahun depan. Kebiasaan yang sering dilakukan oleh jenis perempuan ini adalah mengulur waktu dan selalu suka melihat sisi kelelakian lelaki mati tergantung. Seperti memperbodoh lelaki dengan manjanya.

Kemudian, tipe yang kedua adalah macam jenis perempuan apa adanya yang mampu membantu lelaki dalam melewati musim pancaroba jati diri kelelakian tersebut. Perempuan jenis yang kedua ini sangat sederhana dan sulit ditemui, ibarat mencari jerami di tumpukan jarum. Perempuan seperti inilah yang selalu mencerdaskan lelaki, bukan seperti tipe yang pertama yang suka memperbodoh dan memperbudak lelaki. Kemudian merasa menjadi majikan ataun juragan. Berbeda jauh, tipe yang kedua ini sangat bisa memaklumi kelemahan pada diri lelaki. Sehingga, perempuan tipe kedua ini selalu menjadi sumber inspirasi bagi kekuatan lelaki. Nah, anda sebagai lelaki perempuan mana yang pernah anda temui dan hampir anda berpikir untuk dijadikan kekasih ?

Begitu juga lelaki ada dua macam jenis, pertama adalah lelaki yang suka memperbodoh dan memperbudak perempuan dan yang kedua adalah lelaki yang selalu memerdekakan perempuan. Saya, menjadi salah satu tipe ideal lelaki yang kedua, yakni memerdekakan perempuan. Nah, anda sebagai perempuan, Lelaki yang manakah yang pernah anda temui dan anda pasrahi cinta anda?.
 
Kemudian, simpualku padamu ;
Aku selalu muda untuk mencintaimu sampai kau ranum dan mengemuning senja pada temaramku. Begitu juga rinduku selalu berbuah di setiap harinya, boleh kau petik.

Seperti biasanya men0Lak arus dan biar saja cinta datang silih berganti. Bahkan terkadang menikam bertubi-tubi. Namun hati cuma satu untukmu, tidak terganti.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar