Selasa, 20 November 2012

menandai pagi ;


matahari
matamu tak cukup meLotot pagi ini
aku genggam saja api
biar Lidahnya meLiur saji
dan membakari diri
meLumatku sampai berkobar keringat
bau dan menjengkeLkan sangat
sudah Lama aku duduk diatas tungku perapianmu
tak juga matang dagingku

padahaL
niatku menjadikan persembahan buatmu
boLeh kau meminum darahku
sampai benar aku rampas dahagamu
agar nanti
aku hidup didaLam sumsum darahmu
atau sebaLiknya

aku bermaksud meLepaskanku
mauku kau juga begitu
agar nantinya
tidak ada Lagi aku atau kau seorang
namun, meLebur menjadi kita
sepenuhnya aku menjadi kita
dan tuLusmu pun menjadi kita
jangan takut dipaut
sini kau kubaLut
kupaLukan kepaLaku pada batu kepaLamu
pagi ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar